Kebenaran Al Mahdi


نَحْمَدُهُ وَنُصَلِّىْ عَلَى رَسُوْلِهِ الْكَرِيْمِ  وَعَلَى عَبْدِهِ اْلمَسِيْحِ اْلمَوْعُوْدِ

KEBENARAN HAZRAT MASIH MAU’UD AS
Sebuah Refleksi Kebenaran Haqiqi dalam Wujud Seorang Mahdi
Di tengah hiruk pikuknya kesibukan dan keramaian dunia beserta tingkah laku manusia yang menjurus kepada sebuah hasrat besar terhadap keduniawian. Berbagai kasus dan cerita serta fakta dalam kehidupan pada era sekarang ini seharusnya tidaklah membuat manusia lalai dan mulai meninggalkan Tuhan dengan segala petunjuknya dan lari menuju kepada kepalsuan dalam bertingkah laku. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang zaman sudah berubah dan masa telah berganti.
            Sudah tiba waktunya manusia menyaksikan kebenaran haqiqi dari Tuhannya. Banyak ragam pemahamanan dari kata kebenaran itu sendiri, namun fakta sejarah menunjukkan bahwa kebenaran yang haqiqi adalah petunjuk dari Tuhan Yang Satu, yakni Allah Ta’ala yang mempunyai sifat Robb. Kebenaran dari para nabi ams itulah yang disebut sebagai kebenaran haqiqi. Para pengikut dari para nabi ams itulah yang termasuk sebagai orang-orang yang berbahagia dan berjaya.

Analisa: Dimanakah Tempat Hak Asasi Manusia di Indonesia?

IRIN
Berita dan Analisis Hak Asasi Manusia 
Sebuah kantor Layanan PBB untuk Koordinasi Urusan Hak Asasi Manusia
Analisa: Dimanakah Tempat Hak Asasi Manusia di Indonesia?
Jakarta, 26 Nopember 2012 (IRIN)
Para korban mendapat kekerasan tidak manusiawi di Indonesia, di negara dimana pengadilan-pengadilan untuk hak asasi manusia di gelar pada tahun 2000 namun belum memutuskan hukuman bagi para pelaku walau satu kasus. Para aparat hukum berhadapan dengan pilihan sulit membawa para pelaku demi keadilan.
Data yang didapat dari Komisi LSM untuk Orang Hilang dan Korban kekerasan (Kontras) memperkirakan adanya lebih dari satu juta orang yang mendapatkan perlakuan aniaya dalam kurun waktu tahun 1965 hingga 1988 dan terbanyak terjadi di era Pemerintahan Militer Presiden Suharto yang berakhir di tahun 1988 dengan pelengserannya.
“Kami mengalami kondisi yang sulit di negeri ini. Anda banyak menemukan kasus kekerasan kemanusiaan namun kondisinya tak ada satupun yang dianggap bersalah di dalam pengadilan hak asasi manusia,” kata Haris Azhar, Koordinator Kontras.
Pada tahun 2000 parlemen Indonesia membentuk Pengadilan Hak Asasi Manusia untuk mendengar dan mengurus kasus-kasus besar kekerasan hak asasi manusia. Lebih dari 12 tahun sejumlah 12 kasus di gelar di empat Pengadilan Hak Asasi Manusia tanpa memutuskan hukuman bagi para pelaku.

Menjunjung Tinggi Kehormatan dan Cinta Sejati untuk Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam; Menanggapi Fenomena Aksi dan Reaksi atas Film ‘The Innocence of Muslims’

Khotbah Jum’at
Sayyidina Amirul Mu’minin
Hadhrat  Mirza Masroor Ahmad
Khalifatul Masih al-Khaamis ayyadahulloohu ta’ala binashrihil ‘aziiz
Tanggal 21 Tabuk 1391 HS/September 2012
Di Masjid Baitul Futuh, Morden, London, UK

Menjunjung Tinggi Kehormatan dan Cinta Sejati untuk Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam; Menanggapi Fenomena Aksi dan Reaksi atas Film ‘The Innocence of Muslims’

Musuh-musuh Islam telah membuat film yang bersifat sia-sia dan menyerang pribadi Hadhrat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dengan penuh keaniayaan di dalam film itu diperlihatkan penghinaan terhadap beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam yang atas hal itu wajarlah setiap Muslim merasa sedih dan marah.

Film yang sangat menghina wujud agung pengkhidmat kebajikan umat manusia ini sungguh telah membuat hati semua umat Muslim berlumuran darah karena luka tertusuk olehnya. Hal itu telah lebih menyakitkan hati para Ahmadi, dibanding yang lain, sebab kita telah menerima Asyiq Shadiq dan Ghulam Shadiq (pencinta dan hamba sejati) Hadhrat Rasulullah saw, yang telah memberi penjelasan dan pengertian kepada kita tentang kedudukan dan martabat agung Hadhrat Rasulullah saw. Hati kita semua terasa perih karena tersayat oleh perbuatan mereka yang sangat jahat dan keji itu sehingga perasaan kita semua betul-betul hancur-luluh dan terluka parah karenanya. Kita bersujud di hadapan Allah Ta’ala dan berdoa semoga Dia membalas pelaku kezaliman itu. Semoga Dia menghancurkan mereka sehingga menjadi tanda pelajaran bagi manusia dan menjadi contoh sampai akhir dunia.

Uswatun Hasanah Ada Pada Diri Rasulullah saw

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Khotbah Jum’at
Sayyidina Amirul Mu’minin 
Hadhrat  Mirza Masroor Ahmad
  Khalifatul Masih al-Khaamis ayyadahulloohu ta’ala binashrihil ‘aziiz [1]
Tanggal 17 Zhuhur 1391 HS/Agustus 2012
Di Masjid Baitul Futuh, London.

أَشْهَدُ أَنْ لا إِلٰهَ إلا اللّٰهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ
وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
أَمَّا بَعْدُ فأعوذ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ (٦)  صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّيْنَ  (٧)الرَّح
ْمَن
]لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيرًا[ (الأحزاب: 22)
]قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ[ (آل عمران: 32)

Puisi Maret yang Telat

Manusia lalu lalang di dunia terjerembab dalam kefanaan duniawi
Alam tersedia berkah Rahman-Nya, Wahai Manusia!
Relakan diri dalam ridho-Nya sehingga tercapai nikmat-Nya
Empati sebuah karya yang tanpa memandang suka dan tak suka
Tameng kehidupan beragama tercetak dalam istighfar kepada-Nya

Ahmadiyah sebuah kebenaran bukan kedustaan apalagi kesesatan
Malanglah manusia berperangai setan apalagi iblis
Apa mau dikata manusia sering terfana pada dunia
Nampak disana maupun disini manusia menggadaikan iman demi dunia

Jubilee Khilafat

Recent Posts

Love For All...

Ayaddahu Biruhil Qudus

Harap Kembali, pintu selalu terbuka.

Jazakumullah ahsanal jaza... Terimakasih atas kunjungannya, semoga diberkahi dan lain kali berkunjung kembali.